Tampilkan postingan dengan label Pinrang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pinrang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Desember 2015

Sulsel Kirim Enam UKM Pengolahan Hasil Perikanan Terbaik


HARI NUSANTARA. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (pakai topi) menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang Lomba UKM Pengolahan Hasil Perikanan Terbaik Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2015, pada Peringatan Hari Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, di Pantai Losari, Makassar, Kamis, 17 Desember 2015. (ist)

Rabu, 20 Mei 2015

Matahari Bersinar di Bumi Lasinrang



SEMINAR. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr KH Mustari Bosra (duduk keempat dari kiri) foto bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang, H Saleng (duduk ketiga dari kanan), serta beberapa pengurus Muhammadiyah Sulsel, pengurus Muhammadiyah Pinrang, dan Aisyiyah Pinrang, di Gedung Serba Guna Aisyiyah, Pinrang, Selasa malam, 19 Mei 2015. (ist)

Selasa, 23 September 2014

Foto-foto dan Perolehan Medali Porda XV Sulsel 2014



PENUTUPAN PORDA. Tarian kreasi dari 500 siswa saat penutupan Porda XV Sulsel, di Bantaeng, 16 September 2014. Makassar berhasil keluar sebagai juara umum dengan total peraihan 56 medali emas, juara II Bantaeng dengan perolehan 37 medali emas dari 27 cabang olahraga yang dipertandingkan. (Foto: TEMPO/Iqbal Lubis)

Makassar Juara Umum Porda XV Sulsel Tahun 2014



Kontingen Kota Makassar kembali berhasil mempertahankan prestasinya sebagai juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulawesi Selatan. "Kota Daeng" keluar sebagai Juara Umum Porda XV Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, 9-16 September 2014, setelah mengoleksi sebanyak 56 emas, 48 medali perak dan 57 medali perunggu. (int)

Senin, 10 Februari 2014

Dola, 25 Tahun Hidup di Dalam Goa di Pinrang


GOA. Di usianya yang sudah beranjak, 60 tahun, Daula alias Dola terpaksa hidup sendiri di dalam goa di Kampung Suraka, Desa Kariango, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Ia sudah 25 tahun melakukannya. Dola mengatakan memilih tinggal di balik bongkahan batu itu karena tidak ingin menyusahkan pihak keluarga lain. (Foto ilustrasi: TEMPO/Zulkarnain)